By mega
Ramai dibicarakan tentang ibu yang tega menjual janin yang dikandungnya. Miris sekali kedengarannya tapi mau gimana lagi, itulah yang fakta yang terjadi disekitar kita. Kemiskinan merupakan penyebab utama mereka melakukan sesuatu hal di luar kata hati mereka. Fasilitas yang seharusnya diberikan buat mereka yang membutuhkan belum terjangkau semua ke pelosok. Masih banyak yang memerlukan uluran tangan kita. Seperti contoh kasus ibu yang tega menjual janinnya ini untuk makan saja mereka bingung dapat uang darimana apalagi harus membiayai biaya persalinan yang cukup mahal. Salah satu alasan mereka memberikan anaknya pada orang lain yaitu agar anaknya dapat hidup layak dan dapat mengenyam pendidikan. Sungguh hal yang disayangkan, tapi menurut si ibu tersebut ini merupakan cara yang terbaik. Tapi saya tetap tidak setuju dengan cara ibu tersebut karena anak sebaiknya diasuh oleh orang tuanya sendiri terutama ibu.
Selain kasus tersebut banyak anak putus sekolah karena ketiadaan biaya. Sehingga mereka lebih memilih membantu orang tuanya bekerja ataupun mengamen. Hasil kerja mereka diberikan kepada orang tuanya untuk keperluan sehari - hari. Kalau lihat pemukiman yang mereka huni pun jauh dari layak dan jauh dari sehat membuat mereka rentan dari penyakit. Penyakit ini menyerang mereka yang bertempat tinggal dilingkungan yang kumuh bahkan di kolong jembatan. Apabila sampai terkena penyakit bagaimana mereka mampu membayar biaya rumah sakit yang berbiaya mahal????Mereka mungkin hanya pasrah menerima keadaan dan lebih memilih merawat keluarga mereka yang sakit di rumah. Kasus - kasus tersebut hanya secuil dari dampak kemiskinan yang melanda Negeri kita tercinta ini. Untuk itulah mari kita sama - sama saling membantu agar masalah kemiskinan ini dapat ditekan.
Ramai dibicarakan tentang ibu yang tega menjual janin yang dikandungnya. Miris sekali kedengarannya tapi mau gimana lagi, itulah yang fakta yang terjadi disekitar kita. Kemiskinan merupakan penyebab utama mereka melakukan sesuatu hal di luar kata hati mereka. Fasilitas yang seharusnya diberikan buat mereka yang membutuhkan belum terjangkau semua ke pelosok. Masih banyak yang memerlukan uluran tangan kita. Seperti contoh kasus ibu yang tega menjual janinnya ini untuk makan saja mereka bingung dapat uang darimana apalagi harus membiayai biaya persalinan yang cukup mahal. Salah satu alasan mereka memberikan anaknya pada orang lain yaitu agar anaknya dapat hidup layak dan dapat mengenyam pendidikan. Sungguh hal yang disayangkan, tapi menurut si ibu tersebut ini merupakan cara yang terbaik. Tapi saya tetap tidak setuju dengan cara ibu tersebut karena anak sebaiknya diasuh oleh orang tuanya sendiri terutama ibu.
Selain kasus tersebut banyak anak putus sekolah karena ketiadaan biaya. Sehingga mereka lebih memilih membantu orang tuanya bekerja ataupun mengamen. Hasil kerja mereka diberikan kepada orang tuanya untuk keperluan sehari - hari. Kalau lihat pemukiman yang mereka huni pun jauh dari layak dan jauh dari sehat membuat mereka rentan dari penyakit. Penyakit ini menyerang mereka yang bertempat tinggal dilingkungan yang kumuh bahkan di kolong jembatan. Apabila sampai terkena penyakit bagaimana mereka mampu membayar biaya rumah sakit yang berbiaya mahal????Mereka mungkin hanya pasrah menerima keadaan dan lebih memilih merawat keluarga mereka yang sakit di rumah. Kasus - kasus tersebut hanya secuil dari dampak kemiskinan yang melanda Negeri kita tercinta ini. Untuk itulah mari kita sama - sama saling membantu agar masalah kemiskinan ini dapat ditekan.


0 komentar:
Posting Komentar