Cuaca akhir – akhir ini panas sangat menyengat di Depok. Mungkin panasnya mencapai 39 – 40 derajat. Hujan yang di nanti tidak kunjung datang. Walaupun sudah menyiram kaki dengar air pun, panasnya masih terasa menyengat di kulit. Belum lama ini hujan rintik – rintik pun turun, namun belum mampu mengusir rasa panas dan gerah yang dirasa. Payung pun tidak mamou menahan panas yang menyengat. Berharap turun hujan besar yang dapat menyejukkan. Tapi, mudah – mudahan jangan sampai terjadi banjir.
Labels
Jumat, 23 April 2010
Selasa, 06 April 2010
UCAPAN SELAMAT
Dear Mom
Happy mothers day mom .. Hopefully God given the health for you and always love me. For me, mama is a great woman on earth. Your love is like
tears from the stars. Mom, I just want you to know loving you is like food to my soul. I can not repay love's my mom until now. I always pray my mom there with me a thousand years from now so I can look at your face. Thank’s for everything mom.
Happy mothers day…
Your daughter
(mega)
Diposting oleh
Mega mboth
di
06.36
0
komentar
Label: TUGAS BAHASA INGGRIS
Rabu, 03 Maret 2010
Korban Tewas Gempa Chile Menjadi 763 Orang
Rabu, 3 Maret 2010
SANTIAGO, KOMPAS.com - Korban tewas akibat gempa bumi besar di Chile pada akhir pekan lalu naik menjadi 763 orang, demikian dikatakan pejabat di kantor keadaan darurat negara itu, Selasa (2/3/2010).
Petugas pertolongan, Selasa mengeluarkan 79 penyintas dan tujuh mayat dari puing bangunan di Concepcion, Chile.
Concepcion, yang berada di pantai Pasifik di bagian barat laut Chile, adalah kota paling parah diguncang gempa kuat pada Sabtu itu.
Sementara itu, untuk menghentikan penjarahan di kota itu, pemerintah Chile pada hari sama memperpanjang waktu larangan keluar rumah dari 15 jam menjadi 18 jam sampai Selasa sore waktu setempat.
Pemerintah juga menambahkan tiga kota kecil, Talca, Cauquenes dan Constitucion, ke dalam daftar larangan keluar rumah guna memadamkan penjarahan.
Perkosaan dan kekerasan meningkat setelah gempa itu, yang mengganggu pasokan listrik dan air di kota dengan korban paling parah, Concepcion dan Talca.
Dalam beberapa hari belakangan, ketiadaan listrik, air minum dan makanan mengakibatkan panik di kalangan warga di Concepcion, sehingga memicu penjarahan di berbagai pasar swalayan dan toko makanan.
Keadaan di kota tersebut dengan cepat memburuk ke tahap banyak toko dijarah, sekalipun ada pemiliknya.
Presiden Chile Michelle Bachelet pada Senin memerintahkan pengerahan lebih banyak tentara ke wilayah porak-poranda akibat gempa di bagian tengah dan selatan negeri itu, sehingga jumlah mereka mencapai 7.000 orang pada Selasa.
"Tentara tersebut akan menegakkan dan memelihara ketenangan di daerah korban gempa dan mengendalikan keadaan," katanya.
Untuk memelihara ketenangan, larangan keluar rumah diberlakukan di wilayah Maule dan kota Concepcion sejak Minggu.
Satuan polisi antihuru-hara tiba di Concepcion sejak Senin. Polisi bersenjatakan perlengkapan antihuru-hara dan semprotan air sekarang meronda di jalan.
Pada hari gempa mengguncang, toko obat menjadi sasaran pertama penjarahan, kata penduduk setempat. Toko makanan adalah sasaran berikutnya.
Kesimpulan by mega:
Memang bumi kita sedang sering terjadi gempa, baik di Indonesia sendiri maupun di luar negeri. Petikan berita di atas merupakan berita gempa bumi yang terjadi di Chile. Bencana ini telah memakan korban sampai 7000 orang.Parahnya lagi, karena bantuan obat - obatan belum juga tiba, maka toko obat sekitar menjadi sasaran penjarahan bagi mereka yang terluka.
sumber :http://internasional.kompas.com/read/2010/03/03/19275125/Korban.Tewas.Gempa.Chile.Menjadi.763.Orang
Diposting oleh
Mega mboth
di
05.26
0
komentar
Korban Longsor Pasirjambu Jadi 35 Orang
Rabu, 3 Maret 2010
BANDUNG, KOMPAS.com- Jumlah korban longsor di Cagar Alam Gunung Tilu Perbukitan Waringin, Kampung Dewata, Desa Tenjolaya, Kecamatan Pasir Jambu Ciwidey, Kabupaten Bandung, bertambah dua menjadi 35 orang.
Petugas SPK Poklsek Pasirjambu, Tunas Wilayah, ketika dihubungi melalui telepon, Rabu (3/3/2010) malam, mengatakan, dua korban itu ialah Ratna binti Titi (25) dan Ida binti Ade (25). "Dua korban itu ditemukan kemarin (Selasa, 2/3) oleh warga dibantu relawan dan diangkat dari material longsornya memakai alat berat," kata Tunas.
Tunas mengatakan, kedua korban ditemukan di zona atas atau di dekat gudang pabrik PT Chakra. Menurutnya, meski proses evakuasi telah resmi dihentikan sejak Senin (1/3) lalu, hingga kini keberadaan alat berat serta relawan masih ada di lokasi kejadian.
Dengan ditemukannya, dua korban itu, maka total korban yang masih tertimbun material longsor berjumlah 9 orang.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) Jawa Barat, data orang hilang yang diduga tertimbun material longsor ada 44 orang terdiri dari laki-laki 12 orang, perempuan 20 orang dan anak-anak 12 orang.
kesimpulan by mega :
Akhir - akhir ini memang sering terjadi fenomena atau bencana alam dari banjir, gempa bumi ataupun longsor. Kutipan berita di atas yaitu tentang korban longsor di pasir jambu. Banyak korban yang belum ditemukan sampai berita tersebut dimuat. Diduga korban longsor yang belum ditemukan di pasir jambu mencapai 44 orang
sumber :http://regional.kompas.com/read/2010/03/03/19500179/Korban.Longsor.Pasirjambu.Jadi.35.Orang
Diposting oleh
Mega mboth
di
05.20
0
komentar
Senin, 22 Februari 2010
Ribuan Rumah di Musi Rawas Terendam
PALEMBANG, KOMPAS.com - Ribuan rumah di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, tergenang banjir akibat meluapnya Sungai Musi dan anak-anak Sungai Musi. Banjir bahkan mengakibatkan terputusnya akses ke tempat ini sehingga kiriman bantuan pun terhambat.
Sedikitnya tiga kecamatan di Musi Rawas terkena banjir ini, yaitu Muara Kelingi, Muara Lakitan, dan Bulang Tengah Suku (BTS) Ulu. Wilayah paling parah terkena banjir adalah Muara Kelingi. Hingga Senin (22/2/2010), banjir merendam sekitar 1.920 rumah di delapan desa di wilayah ini.
Di Muara Kelingi, ketinggian banjir mencapai 2 3,5 meter. Menurut Camat Muara Kelingi Musadik, sebagian warga memilih bertahan di lantai atas rumah mereka, bahkan ada pula yang di atap. Mayoritas rumah di tempat ini merupakan rumah-rumah panggung.
Berdasarkan laporan dari Taruna Siaga Bencana (Tagana) Sumsel, banjir di Muara Kelingi telah menghanyutkan empat rumah. Ini terjadi di Desa Bingin Jungut, Muara Kelingi. Tetapi, belum dikonfirmasi adanya korban jiwa atau tidak akibat musibah ini.
Sumber : http://lipsus.kompas.com/topikpilihan/read/2010/02/22/18594014/Ribuan.Rumah.di.Musi.Rawas.Terendam.
kesimpulan by mega :
Hujan yang datang terus menerus membuat warga di Kabupaten Musi Rawas kebingungan, ribuan rumah terendam banjir. Bantuan yang terlambat datang membuat warga di daerah sungai musi ini menjadi resah. Hal ini disebabkan banjir yang melanda memutuskan akses untuk mengirimkan bantuan. Namun sampai berita ini muncul belum ada korban jiwa yang diketahui.
Diposting oleh
Mega mboth
di
07.42
0
komentar
Penyaluran Bantuan Korban Banjir Terhambat
PALEMBANG, KOMPAS.com - Penyaluran bantuan terhadap korban banjir di Kecamatan di Muara Kelingi, Kabupaten Musi Rawas, hingga Senin (22/2/2010) siang masih terhambat. Wilayah ini kini terisolir akibat banjir yang menggenangi akses jalan utama menuju ke wilayah ini.
Menurut Koordiantor Tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kementrian Sosial RI Provinsi Sumsel, Sumarwan, rombongan timnya yang membawa bantuan makanan sejak Minggu (21/2/2010) masih tertahan di Lubuk Linggau, Musi Rawas.
"Jalan menuju ke sana tergenang sepanjang 5 kilometer. Ketinggian mencapai 1 meter," katanya mengutip laporan yang disampaikan stafnya di lapangan. Padahal, tim ini membawa bantuan makanan berupa mi instan dan sarden sebanyak satu mobil penuh.
sumber : http://lipsus.kompas.com/topikpilihan/read/2010/02/22/19132951/Penyaluran.Bantuan.Korban.Banjir.Terhambat.
Diposting oleh
Mega mboth
di
07.39
0
komentar
Bantuan Korban Banjir Tidak Selesaikan Masalah
PALEMBANG, KOMPAS.com - Bantuan untuk korban banjir yang rutin dilaksanakan selama ini bukan satu-satunya solusi untuk menyelesaikan masalah bencana.
Gubernur Sumatra Selatan, H Alex Noerdin, saat rapat di DPRD Provinsi Sumsel di Palembang, Senin (22/2/2010) mengatakan, pihaknya rutin memberikan bantuan terhadap korban banjir dan itu hanya besifat sementara.
Namun, yang lebih penting adalah upaya mengantisipasi bencana banjir itu, agar tidak terulang kembali.
"Itu yang menjadi program utama yang diharapkan pelaksanaanya mendapat dukungan semua pihak termasuk DPRD Provinsi Sumsel," ujarnya.
Menurut dia, banjir di Sumsel penyebabnya antara lain karena daerah aliran sungai mengalami kerusakan, sehingga tidak mampu lagi menahan air.
"Jadi, itu yang perlu diatasi dengan membenahi misalnya pinggiran Sungai Musi Palembang," ujarnya.
Dikatakannya, sementara Sungai Musi sendiri bukan saja mengaliri daerah Sumsel, tetapi juga provinsi lain sehingga perlu berkoordinasi dalam pembenahan tersebut.
"Oleh karena itu dukungan DPRD Provinsi Sumsel sangat dibutuhkan terutama dalam membicarakan kondisi tersebut dengan provinsi lainnya," kata dia.
Banjir di Sumsel sekarang ini antara lain melanda Kabupaten Ogan Komering Ulu, Ogan Komering Ulu Timur, Ogan Komering Ulu Selatan, Lahat, Muara Enim, Ogan Ilir, dan Ogan Komering Ilir.
Sumber : http://lipsus.kompas.com/topikpilihan/read/2010/02/22/1937516/Bantuan.Korban.Banjir.Tidak.Selesaikan.Masalah
Diposting oleh
Mega mboth
di
07.33
0
komentar
| Kurs | Jual | Beli |
| USD | 9430.00 | 9280.00 |
| SGD | 6697.85 | 6567.85 |
| HKD | 1215.60 | 1194.20 |
| EUR | 12736.65 | 12505.65 |
| GBP | 14471.90 | 14186.90 |
| JPY | 105.98 | 103.35 |

